Transformasi Kesadaran Digital Di Era Artificial Intelligence Sebagai Upaya Pencegahan Social Engineering Di Media Sosial Seperti Whatsapp Dan Facebook Bagi Siswa Paket C Pada Pkbm Bina Insan Kamil
DOI:
https://doi.org/10.62824/1e9pzd64Keywords:
artificial intelligence, social engineering, cybersecurityAbstract
Kemajuan teknologi digital dan meningkatnya popularitas media sosial menimbulkan masalah besar bagi keamanan siber, terutama bagi mereka yang memiliki literasi digital rendah. Salah satu masalah yang semakin mendapat perhatian adalah rekayasa sosial, yaitu teknik untuk memanipulasi informasi mental guna mengakses data sensitif melalui media digital. PKBM Bina Insan Kamil, sebuah lembaga pendidikan non-formal, memiliki peserta didik yang terpapar pada penipuan digital karena kurangnya keterampilan dalam keamanan siber. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, memperkenalkan pemahaman tentang rekayasa sosial, dan memberikan metode praktis kepada siswa untuk mengamankan akun media sosial mereka. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan, simulasi, dan pendampingan langsung, serta penjelasan tentang pentingnya kecerdasan buatan dalam pola kejahatan siber modern. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta survei kepuasan peserta. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang keamanan digital dan mendorong perubahan dalam ekosistem PKBM.
References
Allahyari, H., & Zarrabi, M. (2021). The impact of social engineering on cybersecurity: A systematic review. Journal of Cybersecurity and Information Management, 1–15.
Anas, I., & Zakir, S. (2024). Artificial intelligence: Solusi pembelajaran era digital 5.0. Jurnal Sains Komputer & Informatika (J-SAKTI), 35–46.
APJII. (2023). Laporan survei pengguna internet Indonesia 2023. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Coughlin, T., & Coughlin, D. (2019). The evolving threat of social engineering: Tactics, techniques, and countermeasures. Cybersecurity Journal, 55–68.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
https://jdih.kemdikbud.go.id/sjdih/siperpu/dokumen/salinan/UU_tahun2003_nomor020.pdf
O’Boyle, M. J. (2020). Understanding the threat of AI-driven social engineering. SANS Institute Information Security Reading Room.
Rozali, C., Supriyatna, S., Karimah, M., Chaniago, M. A., Gulo, E., Putra, R., ... Waruwu, S. (2024). Workshop UI/UX desain aplikasi berbasis web menggunakan software Figma pada SMK IT Bina Adzkia. APPA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 178–183.
Saini, R. S. (2022). A review on social engineering attacks and their prevention techniques. International Journal of Computer Science and Engineering, 20–25.
Sunardi, D., & Rozali, C. (2025). Pelatihan visualisasi data kependudukan menggunakan Looker Studio pada Kelurahan Duren Seribu. JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 59–63.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Christien Rozali, Samso Supriyatna, Syifaurachman Syifaurachman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



